Pemkab Morowali Gelar Seminar Awal Penyusunan Dokumen RAD, Wujudkan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Morowali, Hariannet.co.id- Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar seminar awal pelaksanaan penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (PPHPD) Kabupaten Morowali Tahun 2026-2029, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan itu digagas Badan Perencana Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Morowali, dalam rangka implementasi Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016. Acara bertempat di Aula Rapat Bappelitbangda Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah.

Kepala Bappelitbangda Morowali, Hasyim, S.Pi.,mengatakan, pelaksanaan seminar ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan.

Sehingga penyusunan rencana aksi ini, merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga negara tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama hidup bermartabat, berpartisipasi, serta memperoleh akses layanan publik.

Selain itu, dokumen rencana aksi daerah merupakan dokumen wajib yang harus disusun pemerintah daerah sebelum merencanakan yang berkaitan dengan program perlindungan terhadap penyandang disabilitas.

“Melalui dokumen ini diharapkan ada rumusan arah kebijakan yang strategis di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, infrastruktur serta terhadap akses layanan publik lainnya, agar penyandang disabilitas dapat memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan berdistribusi bagi daerah,” imbuhnya.

Ia juga menekankan, untuk mencapai keberhasilan dalam implementasi rencana aksi daerah perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, tentunya sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi antara organisasi perangkat daerah yang terlibat.

“Mari jadikan momentum seminar ini sebagai titik awal penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan daerah yang ramah bagi disabilitas, karena keberagaman adalah kekuatan dan setiap individu memiliki potensi yang dihargai dan dikembangkan,” harapnya.

Adapun kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dibawakan oleh tim dari Universitas Tadulako (Untad) Palu. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi antara pemateri dan perangkat daerah yang terlibat. hadir pada kesempatan itu, para pimpinan OPD Lingkup Pemkab Morowali dan Para Camat Se_Kabupaten Morowali.

 

Sumber : morowalikab.go.id
(Erni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *