Wartawan Morowali Ikut Lomba Menembak Bareng Kapolres dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

MOROWALI— Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H. membuka latihan sekaligus lomba menembak internal di lapangan Mapolres Morowali, Kamis 18/6/2026. Kegiatan itu digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Dalam sambutan, Zulkarnain menegaskan latihan bertujuan meningkatkan profesionalisme personel dalam penggunaan senjata api. Ia mengingatkan istilah “tembak kena kaki” yang melekat pada polisi harus bergeser ke kemampuan menembak jarak jauh.

“Kita harus bisa menembak jarak jauh juga. Tujuannya agar penggunaan senjata api tepat, tidak melanggar HAM, dan tidak mencelakakan diri maupun orang lain,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan prinsip ultimum remedium. Senjata api, kata dia, hanya dipakai sebagai pilihan terakhir ketika jiwa anggota atau masyarakat terancam. “Selebihnya kita gunakan cara persuasif,” tegasnya.

Lomba menembak dirangkai setelah latihan. Peserta dengan nilai terbaik mendapat hadiah. Sementara anggota yang nilainya kurang akan dievaluasi dan mengikuti pelatihan khusus. “Kalau perlu kita latih lagi di SPN atau Brimob biar lebih jago,” kata Zulkarnain.

Yang berbeda, rekan media Morowali diundang ikut latihan bersama. Kapolres berkelakar menyebut wartawan Morowali sudah jago menembak karena sering latihan bersama Kodim. Ia menyiapkan hadiah khusus 3 terbaik dari Kapolres untuk kategori media.

Menyinggung situasi global Iran-Amerika, Zulkarnain berpesan agar kemampuan menembak terus diasah. “Siapa tahu negara butuh,” selorohnya.

Kegiatan diikuti seluruh personel Polres Morowali dan sejumlah wartawan, termasuk Bang Yohanes.

 

(Erni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *