Terharu dengan Semangat Peserta Tunanetra, Bupati Morowali Ingatkan Makna MTQH

Morowali, Hariannet.co.id- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengapresiasi keikutsertaan peserta tunanetra dalam Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-XVI tingkat Kabupaten Morowali di Kecamatan Menui Kepulauan. Menurutnya, keikutsertaan mereka menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk mempelajari dan membaca Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Iksan menegaskan bahwa Al-Qur’an harus senantiasa dibaca dan dipelajari oleh seluruh umat Islam, bukan sekadar dihafal atau dijadikan bahan perlombaan.

“Pada malam hari MTQH yang ada di Menui Kepulauan, saya ingin Al-Qur’an selalu dibaca, tidak hanya dihafal (untuk lomba) saja. Al-Qur’an tidak hanya diberikan kepada orang yang sehat saja,” ujarnya di Menui Kepulauan, Kamis (15/10/2026).

Ia kemudian menyoroti keikutsertaan peserta tunanetra dalam cabang lomba membaca Al-Qur’an sebagai bukti bahwa setiap insan memiliki kesempatan untuk mendalami kitab suci, terlepas dari kondisi fisik yang dimiliki.

“Kita lihat hari ini di pertandingan MTQH, ada anak-anak kita yang bisa bertarung melombakan membaca Al-Qur’an, contoh saudara-saudara kita yang tunanetra. Artinya, Al-Qur’an ini bisa tumbuh di setiap sudut sanubari semua insan yang beragama Islam,” ungkapnya.

Iksan berharap, semangat para peserta tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk moral yang kuat dan menjadi pedoman bagi generasi mendatang.

“Marilah kita tumbuhkan nilai-nilai moral yang kuat untuk selalu menjaga Al-Qur’an ini. Tidak hanya dibaca untuk dipertandingkan, namun ini menjadi momentum jati diri dan pelajaran terbaik demi masa depan generasi ke depan kita,” tutupnya.

 

Erni

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *