Morowali, Hariannet.co.id– Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran sejak awal tahun agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan pada penghujung Tahun Anggaran 2026.
Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan I dan Triwulan II Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Morowali Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Morowali, Jumat (17/7/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah, Yusman Mahbub para asisten, serta seluruh kepala OPD.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin lagi melihat pola pelaksanaan anggaran yang menumpuk pada akhir tahun hingga mendorong perangkat daerah menghabiskan anggaran secara terburu-buru. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan sejumlah kegiatan tidak selesai tepat waktu, tidak tepat sasaran, serta menimbulkan persoalan dalam proses pengawasan dan pertanggungjawaban keuangan daerah. Ia menegaskan, evaluasi kali ini menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pelaksanaan program di seluruh perangkat daerah.
Bupati juga menjelaskan bahwa berbagai kebijakan penganggaran yang diterapkan pemerintah daerah bertujuan menciptakan belanja yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Karena itu, setiap OPD yang belum mengajukan telaahan staf diminta segera menyampaikan usulan, baik untuk perubahan anggaran tahun 2026 maupun penyusunan APBD Tahun 2027, disertai penjelasan yang komprehensif. Seluruh usulan tersebut, kata Iksan, akan dibahas bersama Bappelitbangda, DPPKAD, dan perangkat daerah terkait agar selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Morowali.
Lebih lanjut, Iksan mengaku prihatin terhadap realisasi penyerapan anggaran yang hingga pertengahan tahun baru mencapai sekitar 21 persen. Padahal, menurutnya, ketersediaan anggaran daerah sudah memadai untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas. Ia meminta seluruh kepala OPD melakukan evaluasi terhadap hambatan yang dihadapi dan segera mengambil langkah percepatan, sehingga program pembangunan dapat terlaksana sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengakhiri arahannya, Bupati menekankan bahwa setiap kebijakan dan pelaksanaan program harus didasarkan pada data yang akurat serta perencanaan yang matang. Ia mengingatkan seluruh kepala OPD agar tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap kegiatan memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan. Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk memperkuat komitmen, meningkatkan koordinasi, serta memaksimalkan realisasi anggaran hingga akhir tahun sebagai wujud pelayanan terbaik kepada masyarakat dan implementasi visi pembangunan Kabupaten Morowali.
Sumber : morowalikab.go.id
( Erni)













