Morowali, Hariannet.co.id- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi daerahnya saat acara penyambutan Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, Senin (22/6/2026) malam.
Di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri, Iksan menilai Morowali, khususnya Kecamatan Bahodopi, mulai menghadapi persoalan yang tidak jauh berbeda dengan Jakarta, seperti kemacetan dan masalah sampah akibat tingginya kepadatan penduduk.
“Di daerah Bahodopi itu sangat padat penduduknya sehingga mulai macet. Jakarta kecil itu ada di sini,” ujar Iksan.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan Morowali yang terus berkembang.
*Ajakan Perangi Sampah Darat dan Laut*
Selain kemacetan, Iksan juga menyoroti persoalan sampah yang dinilainya menjadi tantangan paling krusial seiring bertambahnya jumlah penduduk.
Ia mengatakan pemerintah daerah telah melakukan berbagai inovasi dalam penanganan sampah. Namun, upaya menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pihak melalui semangat gotong royong.
“Yang paling krusial karena pertambahan penduduk ini adalah soal sampah. Mungkin sebelumnya belum kesampaian, nanti kita kerja bakti dan bersama-sama memerangi sampah, baik di darat maupun di laut,” katanya.
Melalui momentum penyambutan tersebut, Iksan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan dunia usaha dapat terus diperkuat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Morowali, khususnya persoalan kemacetan dan sampah yang muncul seiring pertumbuhan daerah yang pesat.
Erni













