MOROWALI, Hariannet.co.id- Sulawesi Tengah– Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, menegaskan komitmen jajarannya dalam menangani seluruh laporan dan pengaduan masyarakat sesuai prosedur hukum yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan menyusul berbagai sorotan publik terkait sejumlah perkara yang saat ini menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Morowali.
Menurut Kapolres, Polres Morowali tetap bekerja secara profesional dan mengedepankan mekanisme hukum dalam setiap penanganan perkara. Ia menilai, persepsi yang berkembang di tengah masyarakat terkait adanya kasus yang dianggap mandek perlu diluruskan agar publik memahami bahwa setiap proses hukum memiliki tahapan dan mekanisme yang harus dijalankan secara cermat.
“Kami bekerja berdasarkan prosedur dan alat bukti. Setiap perkara memiliki tahapan penyelidikan dan penyidikan yang tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Polres Morowali tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Zulkarnain, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, setiap laporan yang masuk ke kepolisian akan melalui proses awal berupa verifikasi, pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan saksi, hingga pendalaman alat bukti sebelum ditingkatkan ke tahap berikutnya. Karena itu, menurutnya, penanganan suatu perkara tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan opini ataupun tekanan publik semata.
Kapolres menyebutkan, sejumlah perkara yang selama ini menjadi sorotan masyarakat, seperti dugaan ijazah palsu, dugaan korupsi pengadaan sapi, aktivitas penambangan ilegal, penyalahgunaan BBM subsidi, perjudian hingga kasus narkoba, masih terus ditangani oleh penyidik sesuai kewenangan dan prosedur hukum yang berlaku.
“Sebagian perkara memang masih dalam tahap pendalaman. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, meminta keterangan saksi, serta melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Jadi bukan berarti dihentikan ataupun dibiarkan,” ujarnya.
AKBP Zulkarnain menegaskan bahwa dalam penanganan perkara, kepolisian harus memastikan seluruh unsur pidana terpenuhi agar proses hukum yang dijalankan memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, kehati-hatian dalam penyidikan justru penting agar tidak terjadi kesalahan prosedur yang dapat berujung pada gugatan ataupun lemahnya pembuktian di persidangan.
Ia juga menepis anggapan bahwa Polres Morowali tidak transparan kepada masyarakat dalam menangani perkara. Kapolres mengatakan pihaknya tetap terbuka terhadap publik dan media, namun terdapat batasan-batasan tertentu yang harus dijaga demi kepentingan proses hukum.
“Tidak semua proses penyelidikan dapat dibuka secara detail ke publik karena ada mekanisme hukum yang harus dijaga. Kami juga harus menjunjung asas praduga tak bersalah. Namun kami memastikan seluruh laporan masyarakat tetap menjadi perhatian dan ditangani secara profesional,” katanya.
Menurutnya, kepolisian harus menjaga keseimbangan antara kebutuhan informasi publik dan kepentingan penyidikan. Sebab apabila seluruh materi pemeriksaan dibuka secara luas saat proses penyelidikan masih berjalan, hal tersebut berpotensi mengganggu jalannya proses hukum.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa jajaran Polres Morowali terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dalam penanganan perkara pidana, pelayanan administrasi kepolisian maupun pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia mengklaim, selama ini personel Polres Morowali tetap aktif melakukan berbagai langkah preventif maupun represif di lapangan, termasuk patroli keamanan, penindakan penyakit masyarakat, pemberantasan narkoba, hingga pengawasan terhadap aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara.
Selain itu, AKBP Zulkarnain menilai kritik dari masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun institusi kepolisian yang lebih baik. Ia mengaku tidak anti kritik dan menjadikan berbagai masukan publik sebagai bahan evaluasi internal untuk meningkatkan profesionalisme anggota di lapangan.
“Kritik adalah bagian dari kontrol sosial dan kami menghargainya. Itu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Meski demikian, Kapolres berharap masyarakat juga dapat melihat secara objektif kerja-kerja kepolisian yang selama ini dilakukan di Morowali. Menurutnya, tidak semua proses penegakan hukum dapat berjalan cepat karena bergantung pada kelengkapan alat bukti dan fakta hukum yang ditemukan penyidik.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Morowali. Dukungan serta partisipasi masyarakat dinilai penting dalam membantu aparat kepolisian menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami berharap masyarakat tetap mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. Polres Morowali akan terus bekerja menjaga keamanan, menindak pelanggaran hukum, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Erni













