Mahasiswa Kendari Apresiasi Kepemimpinan Bupati Morowali yang Dinilai Pro Rakyat

Morowali, Hariannet.co.id- Setelah sebelumnya bersilaturahmi dan berdialog dengan mahasiswa Morowali di Palu dan Makassar, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, kembali melanjutkan agenda pertemuan dengan mahasiswa Morowali yang berada di Kendari, Sulawesi Tenggara. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif.

Apresiasi disampaikan langsung oleh Rahmat Hidayat, Ketua Paguyuban Himpunan Pelajar Mahasiswa Morowali Kendari (HPMMK) Sulawesi Tenggara. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Morowali yang secara khusus datang dari Palu untuk berdialog langsung dengan mahasiswa.

“Banyak program yang sudah kami dengar dan rasakan, khususnya di bidang pendidikan. Bantuan sosial untuk mahasiswa dan pelajar yang tidak mampu sangat membantu. Bantuan sebesar Rp12 juta itu benar-benar meringankan beban mahasiswa sekaligus orang tua di kampung,” ujarnya di Kopi Kita, Kendari, Sabtu (20/12) malam.

Lebih lanjut, Rahmat berharap Kabupaten Morowali ke depan tetap dipimpin oleh sosok yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi. Menurutnya, kepemimpinan Bupati Iksan mencerminkan prinsip dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

“Harapan saya pribadi ke depannya Morowali ini masih tetap dipegang oleh pemimpin seperti Pak Iksan ini pendapat saya secara pribadi dan keinginan masyarakat,” jelasnya.

“Pak Bupati aktif turun langsung melihat kondisi masyarakat, memahami kesusahan mereka, dan hadir memberi solusi. Ini menunjukkan pemimpin yang benar-benar peduli dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga menilai dialog ala kemahasiswaan yang dilakukan bersama Bupati Morowali sangat penting sebagai ruang bertukar gagasan. Namun, ia berharap ke depan waktu diskusi dapat diperpanjang agar pembahasan mengenai Morowali dapat dilakukan lebih mendalam.

“Masih banyak masukan yang ingin kami sampaikan, tetapi karena keterbatasan waktu belum semuanya terakomodir. Harapan kami, pertemuan selanjutnya bisa berlangsung lebih lama agar diskusi tentang Morowali dapat lebih detail,” tutupnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali untuk terus membuka ruang dialog dengan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

 

Erni

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *