Disparbudpora Morowali dan CSR PT IMIP Perkuat Daya Saing UMKM Melalui Pelatihan Branding, Pemasaran, dan HKI

Morowali, Hariannet.co.id- Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat perekonomian lokal, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Morowali melalui Bidang Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan CSR PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sukses menyelenggarakan pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang berlangsung pada 27–28 Juli 2026 di Aula Kantor Desa Bahomakmur tersebut mengusung tema “Penguatan Kapasitas UMKM Melalui Branding Produk, Strategi Pemasaran, dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual” sebagai upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tengah perkembangan ekonomi kreatif.

Pelatihan menghadirkan Direktur CV Wirdjo Putra Sinergi sekaligus utusan Kementerian Ekonomi Kreatif, Adri Jumastopo, S.S., yang membawakan materi mengenai pentingnya membangun identitas produk dan nilai merek (brand value).

Dalam paparannya, peserta dibekali pengetahuan tentang desain kemasan yang menarik, strategi meningkatkan daya tarik produk, hingga teknik pemasaran baik secara digital maupun konvensional. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik pengembangan identitas produk dan penyusunan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik usaha masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparbudpora Kabupaten Morowali, Mujahid Adam, S.E., M.Si., menyampaikan materi mengenai legalitas usaha dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ia menjelaskan pentingnya perlindungan merek sebagai aset usaha yang mampu memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan nilai tambah produk.

Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai prosedur, persyaratan administrasi, hingga mekanisme pendaftaran HKI, yang dilengkapi dengan sesi konsultasi langsung bagi pelaku UMKM yang ingin mengurus legalitas merek usahanya.

Pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Morowali. Mereka tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan usaha, tetapi juga kesempatan berdiskusi langsung dengan para narasumber terkait tantangan yang dihadapi dalam membangun merek, memperluas jaringan pemasaran, hingga melindungi kekayaan intelektual produk yang dimiliki.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan CSR PT IMIP dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas UMKM agar mampu beradaptasi dengan dinamika pasar yang semakin kompetitif.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Morowali bersama CSR PT IMIP berharap para pelaku UMKM semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya, memiliki legalitas hukum yang kuat, serta mampu menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi.

Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis ekonomi kreatif, sehingga UMKM Morowali dapat menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.( ikp)

 

Erni

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *